CERPEN 5M

hahaha

  • Home
  • Quote gua
  • CERPEN
  • DAFTAR ISI
  • OPINI
  • TENTANG BLOG
Home » All post

Friday, 7 February 2014

AKU DAN BINTANG JATUH

cerpen 5 m aku dan bintang jatuh

Waktu aku kecil
Suatu malam  saat aku sedih,
aku melihat bintang jatuh

Bintang itu  melesat dan jatuh tak jauh dari kamarku
Aku tergopoh keluar dari rumahku dan menemuinya
Bintang  itu tergolek lemah.
Wajahnya nampak hitam terbakar.
“Tolong aku !” rintihnya

Aku menatapnya iba
Bintang yang sebesar genggaman tanganku itu mulai meneteskanair mata
“Siapapun kamu, tolonglah aku !”

Aku bingung bagaimana dan apa yang dapat kulakukan. 
Segera akuambil kain dan kubungkus
Bintang yang terluka itu.
Aku membawa dia ke dalam kamarku.

Tidak ada yang bisa kulakukan selain menatapnya
Cahayanya mulai memudar.
“Bisakah kau mengembalikan aku ke langit !”
“Bisakah kau membuatku tergantung ceria lagi  di langit !”

Aku melongo.
Bintang itu berjalan lemah ke jendela dan menatap ke langit.
“Di sana , keluargaku berada !” isaknya.

Aku benar- benar iba, dan hanya berkata “Aku tak bisa menolongmu, maaf !”

Bintang itu pun mengerti. Aku hanya manusia biasa.
“Sebelum cahayaku padam dan aku mati, maukah kau memenuhi permintaanku ?”

“Apa itu ?” tanyaku di samping bintang itu.

“Tolong bahagiakan aku, buat aku gembira  !” kata bintang itu.
Aku hanya melongo. Tapi aku kemudian mengangguk. 
Aku lalu mengangkat bintang itu dan kuletakan di pundakku.
 Lalu kuambil sepeda dari garasi dan bintang itu aku bawa keluar.  
Aku melewati malam dengan bintang itu.

“Bagaimana, apakah kau bahagia ?” tanyaku.
Aku menoleh ke pundakku. Dan bintang itu diam saja. 
Aku merasa dingin. 
Dia sudah tidak bercahaya lagi. aku menangis tergugu.
Aku kehilangan sahabat baruku.

Tag : cerpen persahabatan kumpulan cerpen online,
 kumpulan cerpen dan resensi novel, kumpulan cerpen judul aku dan bintang jatuh

Wednesday, 5 February 2014

CERITA ABADI


cerpen judul cerita abadi

Aku senang sekali mempunyai seorang ibu yang pandai bercerita.
Sebelum aku tidur ibu selalu memberikan aku cerita-cerita
Dari cerita dongeng sampai kisah-kisah nabi.
“Ibu , ceritakan sebuah kisah kepadaku ibu ?” rengekku sambil bergelayut di lengan ibu.
Wajah ibu masih lelah setelah seharian bekerja, tapi dia tetap tersenyum dan mau memberikanku cerita malam itu.  Aku pun meringkuk di kursi di samping ibu, dan melihat wajah ibu yang siap bercerita.

Nak, Kali ini ibu akan bercerita tentang  kisah seorang sahabat nabi khafilah umar bin khattab
Suatu hari dalam perjalanannya beliau singgah di sebuah rumah. Dia seorang raja dan pemimpin besar dan ingin tahu keadaan rakyatnya. Dia heran  mana kala melihat seorang ibu memasak batu. Sementara anak-anaknya tertidur
 “Kenapa Engkau memasak batu ?” tanya umar.
“Aku tidak punya harta,  aku menyuruh anak-anakku tidur dulu agar mereka lupa dengan rasa laparnya, dan aku pura-pura memasak supaya mereka tenang dan lupa dengan laparnya !” kata janda itu.
Seketika umar menangis. Dia tidak menyangka.dia pemimpin dengan harta berlimpah dan keluarganya hidup berkecukupan dia tidak menyangka rakyatnya kelaparan sepreti janda itu.
Sektika Umar pergi  dari rumah itu dan pulang ke Madinah. Dia mengambil berkarung gandum, memikulnya sendiri kemudian dibawakan untuk ibu itu.
“Anda baik sekali !” girang ibu itu dengan takjub melihat Umar memberikannya banyak gandum. Lalu dia memasak dan  makan bersama anak-anaknya. Umar pun ikut menyuapi anak janda itu yang kecil-kecil.
 Setelah itu Umar diam-diam pergi  pulang dari rumah itu. Tapi ibu itu segera menghalanginya
“Siapa anda ? rumah anda dimana ?”
“Ibu, tidak perlu tahu siapa saya ?”
“Tapi saya harus tahu siapa anda, karena siapa tahu besok saya kelaparan lagi, saya harus bagaimana ?”
“Anda pergilah ke rumah khalifah Umar, !” kata umar dengan tegas dan tergesa. Dia akhirnya sadar, kalau ibu itu tidak tahu siapa dirinya.
“Baiklah tapi saya tidak ingin bertemu khalifah Umar, saya benci dia, dia orang jahat ! dia tidak pantas  menjadi pemimpin dan raja. Hanya anda yang pantas dan harusnya menjadi pemimpin !” kata ibu itu.
Umar pun tertegun. Dia merasa sedih, karena dia ternyata kurang mengetahui keadaan rakytnya. “Baiklah , anda nanti sampai madinah tidak perlu bertemu umar , anda akan bertemu saya nanti di sana”. Kata Umar.

Hening.
Ibu terdiam.
“Ibu, ibu , bagaimana kisah selanjutnya.” Kataku sambil menarik lengan ibuku. Aku tidak sabar kelanjutan kisah selanjutnya.  Tapi aku kemudian berhenti merengek, aku melihat wajah ibu sudah terlelap. Dia sudah sangat lelah. Aku pun menarik selimut dan menyelimuti ibuku agar ibu tertidur tanpa kedinginan dan nyenyak.

Saturday, 1 February 2014

KAMPUNG

kumpulan puisi terbaik sepanjang masa

Kalau aku pergi ke luar negeri, dik
Karena hawa di sini sudah pengap oleh pikiran-pikiran

Hidup di negeri ini seperti di dalam kampung
Di mana setiap orang ingin bikin peraturan
mengenai lalu lintas di gang, jaga malam dan
   daftar diri di kemantren


Di mana setiap orang ingin bersuara
dan berbincang tentang susila, politik dan agama
seperti soal yang dikuasai


Di mana setiap orang ingin jadi hakim
dan mengeroyok keluarga berdangsa, orang asing
    dan borjuis yang menyendiri
Di mana tukang jamu disambut denan hangat
   dengan perhatian dan tawanya

Di mana ocehan di jalan lebih berharga
   dari renungan di kamar

Di mana curiga lebih mendalam dari cinta dan percaya

Kalau aku pergi ke luar negeri, dik
Karena aku ingin merdeka dan menemukan diri

                        (IV)



karya Subagio Sastrowardoyo
dari kumpulan Simphoni (1957)


Tag
kumpulan puisi terbaik,
kumpulan puisi favorit sepanjang masa
puisi terkenal,
 sastra, sastrawan
puisi karya  subagio sastrowardoyo, 

Tuesday, 21 January 2014

KENAPA ALLAH MENGUJI KITA ,YA ?

Ujian Hidup


 Kenapa Allah menguji kita dengan musibah, kecelakaan, kesedihan, kesepian
 dan juga menguji kita dengan pujian dan kesuksesan, miskin kaya,

 Allah itu  yang membuat skenario dan juga yang menulis takdir kita
Kenapa sih Allah tidak membuat kita sukses, jalan hidup kita mulus, tidak ada rintangan , godaan
Kenapa jalan hidup kita harus membuat kebodohan,  berbuat kesalahan, kekhilafan, memalukan, kekecewaan, kesedihan, kesepian
 Adalah
Karena Allah sayang kita
Agar kita ingat Dia
AGAR KITA BERGANTUNG DAN BUTUH DIA
AGAR KITA JANGAN SALAH JALAN
AGAR KITA JANGAN KETERLALUAN
AGAR KITA BERUNTUNG
Dan JUGA Allah ingin tahu
Siapa SIAPA saja yang paling PERCAYA dan YAKIN dengan
kebaikan dan sayang Nya






Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Entri Populer

  • 8 HAL YANG MEMBUAT SUSI PUDJIASTUTI MAKIN POPULER
  • SECANGKIR KOPI

Blog Archive

  • ▼  2015 (35)
    • ▼  October (1)
      • KARENA WAJAH KITA TAK SAMA
    • ►  September (3)
    • ►  August (4)
    • ►  July (23)
    • ►  May (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2014 (94)
    • ►  December (8)
    • ►  November (6)
    • ►  October (12)
    • ►  September (5)
    • ►  August (6)
    • ►  July (12)
    • ►  June (9)
    • ►  May (7)
    • ►  April (3)
    • ►  February (12)
    • ►  January (14)
  • ►  2013 (29)
    • ►  December (16)
    • ►  November (8)
    • ►  September (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2012 (25)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  September (4)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (9)
  • ►  2011 (13)
    • ►  December (1)
    • ►  November (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  January (1)
Betapa mudah dan tak sadar menjadi sombong dan tidak iklas dalam beramal (kata mutiara)

Powered by Blogger.
Copyright 2013 CERPEN 5M - All Rights Reserved
Template by Mas Sugeng - Powered by Blogger